7 Tips Cegah Rem Mobil Blong di Jalan

Strategi Mengatasi Masalah Rem Mobil dan Pencegahannya

Tanggal Senin (2/9/2019) tercatat sebuah peristiwa kecelakaan beruntun yang melibatkan sekitar 20 kendaraan di jalan tol Cipularang. Kecelakaan ini memiliki dampak yang sangat parah, dengan beberapa mobil mengalami kebakaran dan sejumlah korban jiwa.

Meskipun belum ada pengumuman resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kejadian ini, dugaan muncul bahwa masalah rem menjadi faktor utama. Salah satu truk diduga mengalami rem blong dan menabrak kendaraan lain di depannya.

Tentu saja, penting bagi setiap pengemudi untuk menyadari betapa krusialnya peran rem dalam keselamatan berkendara. Masalah rem bisa menjadi ancaman serius bagi nyawa Anda dan pengendara lain di jalan. Oleh karena itu, merawat sistem pengereman kendaraan menjadi hal yang sangat penting.

Jika Anda pemilik mobil Toyota, sangat disarankan untuk secara rutin memeriksa komponen dan sistem pengereman. Ketika melakukan servis di bengkel Arumsari, pemeriksaan sistem pengereman akan dilakukan setiap 6 bulan atau setiap 10.000 km. Namun, sebagai langkah pencegahan, Anda juga dapat melakukan beberapa langkah berikut ini sendiri:

  • Evaluasi Kampas Rem

Pengecekan berkala terhadap kondisi kampas rem dapat dimulai dengan memastikan apakah kampas rem masih berfungsi dengan baik atau sudah waktunya untuk diganti. Saat perlu bongkar rem, teknisi bengkel Arumsari yang akan memberikan penilaian mengenai kondisinya.

Jika direkomendasikan untuk mengganti kampas rem, segera lakukan tindakan tersebut. Terkadang, walaupun kampas rem terlihat tebal, mereka mungkin kesulitan menggigit piringan cakram atau teromol, terutama jika terlalu panas.

Pastikan juga teknisi memeriksa kondisi piringan cakram atau teromol rem. Faktor-faktor seperti permukaan bergelombang pada cakram bisa memengaruhi performa rem.

  • Periksa Minyak Rem

Selain kampas rem, periksa juga level minyak rem di dalam tabung penyimpanan minimal setiap bulan atau saat Anda mencuci mobil. Tambahkan minyak rem jika diperlukan, dan pastikan minyak yang Anda gunakan sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Sambil melakukan pemeriksaan, perhatikan apakah terdapat tanda-tanda kebocoran di sekitar tabung minyak rem, terutama di area sambungan selang. Jika Anda sering harus mengisi ulang minyak rem, ada kemungkinan ada kebocoran.

  • Lakukan Pengurasan Tabung Minyak Rem

Kondisi tabung minyak rem juga perlu diperhatikan. Meskipun tutupnya selalu tertutup rapat, uap air masih bisa masuk dan menyebabkan minyak rem menjadi ‘terkontaminasi’. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan rem menjadi lemah dan bahkan blong.

Bengkel Kaki Mobil Kuningan

Selain itu, endapan lumpur atau kerak bisa terbentuk di dasar tabung jika Anda tidak memerhatikannya. Ini juga bisa mengakibatkan masalah pada sistem rem. Lakukan pengurasan minyak rem bersamaan dengan membersihkan tabung setiap 40.000 km. Jangan lupa untuk memastikan tidak ada angin yang terperangkap dalam sistem rem setelah proses pengurasan.

Pastikan juga Anda memeriksa selang dan pipa minyak rem, serta klem sambungannya. Ganti selang yang retak atau pipa yang berisiko terkena karat.

  • Cek Kinerja Piston Sistem Rem

Piston pada sistem rem bertugas untuk menggerakkan kaliper yang menekan kampas rem ke piringan rem. Jika piston mengalami masalah, seperti karat di sekitarnya atau kerusakan pada bagian karetnya, maka kaliper tidak dapat berfungsi dengan baik. Ini bisa mengakibatkan rem mengunci secara mendadak.

  • Atur Ketinggian Rem Tangan dengan Teliti

Rem tangan berfungsi sebagai rem darurat ketika sistem rem utama mengalami masalah. Pastikan ketinggian rem tangan diatur dengan benar, seharusnya hanya diperbolehkan hingga 5 kali tekanan. Posisi rem tangan yang terlalu rendah dapat mengganggu sistem rem dan mengakibatkan rem mobil blong.

  • Rasakan Setiap Kali Mengerem

Jika Anda merasakan adanya perubahan dalam pengereman, seperti titik pengereman yang semakin jauh atau tekanan pedal yang lebih dalam dari biasanya, segera periksa kondisi rem. Lampu indikator rem yang menyala di panel instrumen juga bisa menjadi tanda adanya masalah. Jika ada gejala seperti ini, jangan teruskan perjalanan. Segera hentikan kendaraan dan minta bantuan dari layanan darurat untuk membawa kendaraan ke bengkel  Arumsari.

  • Tetap Lakukan Servis Berkala

Langkah yang paling mudah dan efektif dalam mencegah masalah rem adalah melakukan servis berkala di bengkel Arumsari. Teknisi yang berpengalaman akan memeriksa kondisi sistem pengereman secara keseluruhan. Jangan ragu untuk berbicara dengan petugas layanan jika Anda merasa ada yang tidak beres dengan sistem rem. Lebih baik memeriksanya sekarang daripada menghadapi masalah yang lebih besar di kemudian hari.

Bengkel Kaki Mobil Arum Sari Bandung Terletak di :

Bengkel Arum Sari
-Cepat-Tepat-Bergaransi-

error: Content is protected !!
Scroll to Top
Butuh bantuan ? Hubungi sekarang